Kamis, 14 Oktober 2010

Rhinitis Allergia (Ingusan karena Alergi)

Dalam ilmu kedokteran rhinitis allergica dibagi dalam dua jenis, yaitu : jenis atopik dan jenis vasomotorik.

Jenis atopik disebabkan karena adanya hipersensibilitas terhadap suatu alergen, misalnya : debu, bulu, kapuk, tepung sari bunga, dan lain sebagainya.

Jenis vasomotorik disebabkan karena suatu peristiwa vasomotorik di mana gejala timbul akibat perubahan-perubahan posisi tubuh tertentu (misalnya dari berbaring ke duduk), akibat rangsangan dingin dan/atau akibat ketegangan emosional.

Gejala rhinitis allergica seperti umumnya suatu peradangan mukosa hidung adalah edema mukosa hidung, sekresi mukosa, obstruksi hidung, gatal, bersin, gangguan penciuman dsb. Pada rhinitis allergica, sekresi mukosa umumnya encer/tipis dan tidak ada demam.

Dalam pengobatan tradisional Tionghua umumnya, ilmu akupunktur moksibusi khususnya, gejala rhinitis allergica termasuk dalam kategori kelainan paru--usus besar dan kelaninan hati--kandung empedu.

Hidung adalah organ penghubung paru dengan dunia luar. Kelainan pada hidung suatu pencerminan adanya kelainan dalam paru. Meridian cie yin kaki hati dan meridian shao yang kaki kandung empedu, menurut topografi perjalanan meridian masing-masing tiba/mulai di kepala berhubungan dengan meridian Tai Yang kaki kandung kemih dan meridian TU pada daerah hidung dan bersama-sama memelihara hidung.

Berdasarkan teori ilmu akupunktur moksibusi gejala rhinitis, baik rhinitis allergica maupun jenis rhinitis yang lain, seluruhnya tercakup dalam kedua jenis kelainan cang fu di atas, yaitu : kelainan paru--usus besar dan kelainan hati--kandung empedu.

Bilamana diteliti, kedua jenis rhinitis allergica menurut ilmu kedokteran adalah sesuai dengan kedua jenis makanan cang fu tersebut. Jenis atopik sesuai dengan kelainan paru--usus besar, sedang jenis vasomotorik sesuai dengan kelainan hati--kandung empedu, tetapi jenis vasomotorik yang disebabkan oleh ragnsangan dingin lebih sesuai untuk kelainan paru-usus besar.

Terapi untuk rhinitis seperti umumnya suatu terapi dibedakan antara klausal dan simptomatis.

Terapi simptomatis tertuju pada pelancaran qi meridian di sekitar hidung.
a. LI 20 Yingxiang
b. BL 2 Cuanzhu
c. Yintang, titik istimewa

Terapi klausal tertuju pada diagnosa kerja yang ditegakkan:
1. Untuk kelainan paru-usus besar dapat dipilih :
a. BL 13 Feishu
b. BL 38 Fuxi
c. LI 4 Hegu
d. ST 36 Zusanli
e. ST 37 Shangjuxu

2. Untuk kelainan hati--kandung empedu dapat dipilih :
a. BL 18 Ganshu
b. LR 3 Taichong
c. LR 2 Xingjian
d. GB 34 yanglingquan